Nazwa, Sukanya Pilih - Pilih teman, ini 7 Tipsnya

pilih teman
Teman bisa mempengaruhi karakter


spirit.my.id - Di jaman now, salahkah orang tua memingit anaknya dengan maksud agar tidak keluyuran engga karuan ? rasanya wajar - wajar aja tuh.

Bagi anak  yang selama ini terbiasa dengan kebebasan pastinya galau, kenapa sih orang tuanya jadi protek gitu ?

Tak menampik sih, kekhawatiran orang tua terhadap anaknya bisa baik atau tidak, salah satunya adalah faktor pilih teman. Dengan siapa berteman akan menentukan sikap dan pribadi kamu kedepan.

Pastinya kamu pengen kan, dapat teman yang baik dan bermanfaat. Berikut tipsnya.

Artikel Terkait :


1. Teman satu frekwensi

Akan makin asyik jika kita berteman dengan pribadi yang hampir mirip dengan kamu. Maksudnya menyukai hal-hal yang sama. Misal dia suka kulineran, begitupun kamu. Dengan begitu saat jalan-jalan  tidak perlu berantem lagi menentukan destinasi jalan-jalan, karena sudah pasti kalian menyukai hal yang sama.

Begitupun saat kalian berdiskusi dan membicarakan banyak hal. Pastinya tidak akan mudah gesekan karena terlampau jauh dalam perbedaan cara berpikir. Apa lagi saat menilai suatu hal, yang kamu nilai buruk justru termasuk baik di mata temanmu. Padahal itu adalah sesuatu yang merugikan. Lebih baik kamu hindari saja, ketimbang kamu ikut ke dalam zona yang bisa membuatmu menyesal suatu hari nanti.

2. Jangan sampai salam pergaulan

Tujuannya kamu perlu selektif memilih pergaulan, tidak lain agar kamu tidak salah pergaulan. Sebelum bergaul sebaiknya kamu memilah seperti apakah kepribadian temanmu itu dan seperti apa lingkungannya. Ia akan membuatmu menjadi lebih baik atau sebaliknya. Jika ia dominan mengajakmu melakukan perbuatan yang merugi dan melanggar norma, sebaiknya dihindari saja. Agar kamu tidak terkena imbas yang merugikan dirimu sendiri.

3. Teman mempengaruhi kebiasaan dan gaya hidupmu

Tanpa disadari, kamu akan meniru kebiasaan yang dilakukan teman-temanmu, terutama ketika kalian sering hangout bareng. Kamu lebih mungkin untuk tergoda mencoba gaya hidup sehat bila temanmu sering olahraga dan tengah diet sehat. Kamu juga lebih sering mengerjakan tugas atau pekerjaan tepat waktu kalau teman-temanmu rajin.

Hal ini juga berlaku sebaliknya. Kamu akan lebih mudah terjerumus kalau sering menghabiskan waktu dengan teman-teman bergaya hidup buruk.

4. Nambah relasi untuk keperluan bisnis

Kadang-kadang kita tidak melihat betapa besarnya potensi di dalam diri, namun seorang teman dapat melihat hal itu. Kembali lagi, hal ini pun tergantung dengan teman seperti apa kamu bergaul.

Ada teman yang dia tahu sisi baik dalam diri kita, tapi ia fokus melihat kekurangan kita. Ada juga teman yang ia tahu kekurangan kita, tetapi ia fokus pada kelebihan kita dan ia mendukung kita untuk meningkatkan kelebihan itu.

Beberapa orang sukses di dunia juga mengakui hal ini, bahwa kesuksesan mereka diawali dari seorang teman yang mau menunjukkan potensi dalam dirinya serta mendukungnya.

Lantas apakah kamu masih berpikir bahwa memilih teman dalam bergaul itu tidak penting? Ini sangat penting, sebab dampak bisa jauh lebih dari apa yang kita bayangkan.

5. Manfaatkan zona pertemananmu sebagai ladang usaha.

Maksudnya adalah jika kamu memiliki rencana untuk mengembangkan usaha, atau memulai hal baru. Carilah teman yang bisa membuatmu berkembang maju dan bisa menjadi fasilitas untukmu. Kamu bisa berteman dengan dia yang sudah terlebih dahulu menjalankan usaha dan sudah mahir dibidangnya, dengan begitu kamu bisa belajar banyak dengannya. Atau kamu ingin memasarkan produk barumu, kamu bisa banget memulainya dengan mencari market dari zona pertemanan terlebih dahulu.

6. Teman Dapat Membantumu Menemukan Potensi Dalam Dirimu

Kadang-kadang kita tidak melihat betapa besarnya potensi di dalam diri, namun seorang teman dapat melihat hal itu. Kembali lagi, hal ini pun tergantung dengan teman seperti apa kamu bergaul.

Ada teman yang dia tahu sisi baik dalam diri kita, tapi ia fokus melihat kekurangan kita. Ada juga teman yang ia tahu kekurangan kita, tetapi ia fokus pada kelebihan kita dan ia mendukung kita untuk meningkatkan kelebihan itu.

Beberapa orang sukses di dunia juga mengakui hal ini, bahwa kesuksesan mereka diawali dari seorang teman yang mau menunjukkan potensi dalam dirinya serta mendukungnya.

Lantas apakah kamu masih berpikir bahwa memilih teman dalam bergaul itu tidak penting? Ini sangat penting, sebab dampak bisa jauh lebih dari apa yang kita bayangkan.

7. Teman Dapat Memengaruhi Kondisi Pikiran dan Perasaan

Perkara bahwa situasi diluar dapat memengaruhi kondisi pikiran dan perasaan kita yang ada di dalam memang sudah terbukti nyata dan tidak dapat dibantah lagi. Namun jika pengaruh itu hanya terkait situasi, mungkin kita masih bisa menghindar.

Masalahnya adalah jika kita berteman akrab dengan seseorang, tentunya kita akan menghabiskan banyak waktu dengan orang tersebut. Bagaimana jika pengaruhnya negatif terhadap pikiran dan perasaan kita? Tentu saja teman seperti ini bisa menjadi toxic!

Inilah pentingnya kita memilih-milih teman baik. Artinya, kita perlu memilih dengan siapa lebih banyak menghabiskan waktu, memperhatikan apa pengaruhnya terhadap kondisi pikiran dan emosi kita.

Nah, terkait ini, seorang gadis bernama, Aprilia Nazwa Ananta, memberi pandangan tentang pertemanan dan pergaulan jaman now.

"Seumuran saya pikirannya belum matang, masih labil belum bisa memilih mana yang benar mana yang salah,"ucapnya pada Restu Nugraha dari spirit media inspiratif.

Dara Bandung kelahiran 2002 itu, tidak asal setuju, ia miris banyak anak seusianya hamil di luar nikah, laki - laki banyak terjerat obat - obatan terlarang. 
 Semua itu terjadi karena salah bergaul yang diawali dari salah dalam memilih teman

"Kalau saya sih suka milih - milih teman, kalau agak bandel takut kebawa - bawa gitu,"imbuhnya.

Malahan pelajar kelas 11 ini, tanpa sungkan menceritakan pengalaman pibadinya. Suatu waktu pernah diajak teman cowok ke kamarnya. Si Neng bingung, mau ngapain, untungnya ia menolak, kalau engga bisa berabe urusannya nanti.

Baca Juga :

https://www.spirit.my.id/2019/09/cewek-manis-ini-enakan-berteman-sama.html

Selain itu, wanita yang bercita - cita menjadi dokter ini, teman - teman perempuannya pernah mencuekannya.

"Merasa terasing tapi cuek aja, ini hidup aku kan. Tapi lama - lama engga juga, butuh kalau ngerjain tugas atau butuh apa gitu. kalau cowok engga sih,"jelasnya tersenyum.

"Kalau bisa bergaullah dengan baik, pilih teman yang baik, jauhi yang negatip,"pesannya menutup.


(Res)

Post a Comment for "Nazwa, Sukanya Pilih - Pilih teman, ini 7 Tipsnya"