Santri Lebih Disiplin dan Mandiri, Apa Sebabnya?

santri lebih disiplin
Peran santri di era milineal cukup strategis. Sekarang banyak santri yang cetak prestasi.

spirit.my.idSantri itu kolot, terbelakang, engga bisa menyesuaikan dengan kemajuan jaman, benarkah seperti itu? 

Menurur Siti Khafiatul Khulasoh, di era globalisasi seperti sekarang, peran santri cukup penting, bahkan santri harus menjadi pemeran utama dalam pembangunan bangsa.

"Santri tidak hanya mengenal kitab kuning saja tapi harus melek teknologi. Apalagi di era modern saat ini semua serba instan serba teknologi. Santri harus mengikuti jaman tapi bukan berarti terbawa arus jaman,” katanya pada redaksi.

Dara yang biasa disapa Khulasoh ini menegaskan, seorang santri harus bijak dalam segala hal terutama di bidang teknologi dan  informasi.

“Karena banyak sekali pembodohan dalam memberikan informasi, penyalahgunaan dalam teknologi dan banyak sekali dampak buruk dari globalisasi,” lanjut mahasiswi ini.

Anggapan santri membosankan bahkan tidak bisa bersaing, Khulaso dengan tegas menjawab tidak benar. Hal itu didasarkan pada kenyataan bahwa santri di era milineal sekarang lebih maju dan terbuka bahkan lebih disiplin.

“Seorang santri bangun sebelum pagi menyapa, bangun sebelum berjalannya aktifitas kebanyakan orang. Dari segi mandiri, santri tentu saja mandiri. Jauh dari kedua orangtua, hidup di daerah orang, hidup diantara orang – orang yang berbeda pemikiran yang saling mempertahankan keegoisan,”tandasnya..

Dari fakta di atas, Khulasoh menilai santri dapat menjadi pribadi yang kuat dan tangguh. Dari segi pengetahuan tak hanya paham tapi juga diamalkan.

“Jika ditanya sejarah banyak kitab yang menjelaskan tentang sejarah dalam ilmu pengetahuan kedokteran. Apakah anda kenal pada ulama Islam yang bernama Ibnu Sina? Dalam ilmu hukum, perdagangan dan pemilaham hak – hak bukankah dalam Al-Quran dijelaskan dan dikuatkan oleh hadist dan berbagai kitab kuning sumber itulah yang menjadi acuan para santri,” urai mojang yang bercita – cita menjadi guru ini.

Sebab itu, pandangan bahwa santri ketingalan jaman adalah pandangan kuno dan tidak didasari fakta yang ada. Khulasoh yakin kedepan santri akan semakin dibutuhkan dan punya peran strategis dalam ikut mengawal kemajuan ibu pertiwi tercinta.

“Untuk santrinya dan pondok pesantrennya lebih diperhatikan di fasilitasi dan dipioritaskan,” ucapnya menutup pembicaraan.

(Res)


Post a Comment for "Santri Lebih Disiplin dan Mandiri, Apa Sebabnya?"