Frekwensi Kentut Setiap Orang Berbeda - Beda Ini Penyebabnya

Kentut
Photo pixabay

spirit.my.idkentut tak mengenal waktu dan tempat ? jika kentut di tahan engga enak banget rasanya, karena itu kentut kudu dibuang agar tidak bikin nyesek.

Kentut atau buang gas adalah hal yang normal dan setiap orang pasti pernah mengalaminya. Yang berbahaya jika ada orang yang tidak kentut berarti orang itu sedang sakit dan harus segera diperiksa ke dokter.

Kentut adalah gas yang dibuang yang berasal dari saluran usus besar yang merupakan bagian akhir dari saluran pencernaan. Selain kentut, adanya gas di dalam saluran pencernaan juga dapat menyebabkan sendawa.

Unik dari kentut ini tidak terlihat tapi berbau dan kadang berbunyi.

Nah yang bikin jengkel adalah kentut yang menebarkan aroma tak sedap alias bau, biasanya kentut yang beginian yang tidak berbunyi. Tapi ada juga kentut yang berbunyi dan tidak berbau.

Kentut biasanya terjadi beberapa kali dalam sehari, dan semakin sering terjadi jika mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung gas. Tetapi rata-rata, seseorang melakukan kentut sebanyak 5 hingga 15 kali dalam sehari. 

Bahkan, ada orang yang mungkin saja kentut lebih dari 40 kali dalam sehari. Kondisi ini disebut dengan kentut yang berlebihan. Biasanya hal tersebut diakibatkan adanya permasalahan dalam sistem pencernaan.

Beberapa penyebab kentut : menelan udara yang ada disekitar, bagian dari proses percernaan yang normal, adanya kegiatan dari bakteri usus, mengkonumsi makanan tinggi serat, mengalami beberapa kondisi medis dan mengbkonsumsi beberapa obat.

Walau begitu, bukan berarti tak bisa diminimalisir artinya frekwensi kentut bisa dikurangi yakni dengan cara saat makan tak usah buru - buru, makan secara perlahan dan olahraga.

Bagi pria, kentut kadang dimana saja, bahkan banyak kejadian kentut sengaja dibunyikan, tentuya kentut yang seperti ini biasanya sedang nongkrong atau bareng sohib - sohib. Sebaliknya wanita sangat menjaga citra dirinya, sangat jarang kentut berbunyi.

Sumber : hellosehat.

(*)



Post a Comment for "Frekwensi Kentut Setiap Orang Berbeda - Beda Ini Penyebabnya"