Cara Mengatasi LGBT, Pergaulan Kembali Ke Jaman Dulu.

lgbt makin eksis

spirit.my.id – Bicara LGBT sepertinya tak akan bosan dan jenuh untuk dibahas, sebab LGBT merupakan fenomena seksi dan menarik. Seiring itu, LGBTpun makin menunjukan eksistensinya...hmm menghawatirkan sekali ya !

Terkait ini seorang remaja bernama Rizky Ramadan, memberikan komentar.

Menurutnya, LGBT merupakan salah satu perilaku yang sangat merugikan bagi kalangan anak muda dan masyarakat sekitar.

Artikel Terkait :


“karena merusak masa depan bangsa kita, karena siapa lagi yang akan  meneruskan cita cita perjuangan bangsa kalau bukan kita sebagai anak bangsa,  karena kita ini anak emas bangsa,” katanya pada redaksi.

Pemuda kelahiran 2001 ini melanjutkan, bahwa LGBT bisa marak karena banyak faktor. Selain kemajuan jaman dengan media sosialnya yang meluncur deras tanpa bisa dibendung baik buruknya informasi yang diterima, diperkuat pula dengan kurangnya pengawasan orangtua.

Bahkan, Rizky, disapa begitu, dirinya pernah melihat grup LGBT Jabar antar sekolah di facebook., jelas hal itu membuat dirinya miris.

Meski begitu, remaja kelas 11 SMA ini berpandangan, LGBT tetap bisa disembuhkan asal ada kemauan yang kuat, seperti penderita narkoba.

“Yang diutamakan ltu pergaulan kita kembali ke jaman dulu,  kita bermain kelereng, memainkan alat music tradisional, tidak tergantung gadget seperti  sekarang,” tuturnya.

Karena itu Rizky menegaskan, peran agama sangat menentukan dalam membina akhlak.”Sangat pentinglah, agama harus bisa mengajarkan agar kita tahu sebuah kebenaran dan tidaknya sebuah perbuatan,” imbuh pemuda yang becita – cita menjadi TNI ini.

Baca Juga :


Dani pun berharap dan mengajak kepada anak muda jaman now untuik menata diri dalam pergaulan agar tidak terjebak oleh hal – hal yang merugikan diri sendiri.

“Bisa mengatur diri dan pilih teman dan juga pergaulan. kita sudah besar sudah bisa memilih dan memilah mana yang benar mana yang salah,,” pungkasnya tersenyum.

(Res)



Post a Comment for "Cara Mengatasi LGBT, Pergaulan Kembali Ke Jaman Dulu."