Abenk Marco, Pemain Preman Pensiun Sampaikan Duka Atas Tenggelamnya KRI Nanggala 402


abenk marco sampaikan duka
Photo instagram


spirit.my.id - Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402, membuat bangsa Indonesia berduka, bagaimana tidak seluruh awak kapal selam yang berjumlah 53 orang gugur dalam kejadian itu.

Hasil penyelidikan, kapal selam itu terbelah menjadi tiga bagian di kedalam 838 meter dari permukaan laut.

Terkait tenggelamnya kapal selam buatan Jerman tahun 1981 itu, salah satu pemain sinetron Preman Pensiun, Abenk Marco yang memerankan Cecep, menyampaikan duka mendalam lewat postingan di akun instagram miliknya.

Aktor kelahiran Garut, 6 Oktober 1963 ini menilai para awak yang gugur adalah patriot bangsa.

"Innalilahi wainailaihi rojiun. Beristirahatlah dengan tenang wahai saudaraku... kalian adalah para kesatria yang hebat. Saya atas nama pribadi mengucapkan turut berbela sungkawa kepada seluruh awak KRI Nanggala 402." tulisnya.

Baca Juga :

https://www.spirit.my.id/2021/04/event-bertajuk-ngaramal-dengan-bintang-tamu-dua-pemain-preman-pensiun-untuk-pembangunan-masjid.html

https://www.spirit.my.id/2020/06/di-cafe-saung-bambu-icuk-baros-curhat.html


Lanjut pria bernama asli Marco Capallera itu mendoakan, seluruh prajurit yang gugur amal kebaikannya di terima Allah SWT. Dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

"Semoga amal dan ibadah ke 53 awak KRI Nanggala 402 diterima oleh Allah SWT dan untuk keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, ketabahan serta kekuatan. Aamiin," ucapnya.

Seperti diketahui, kapal selam Nanggala 402 merupakan kapal selam buatan Jerman tahun 1981 dengan bobot 1.200 ton. Kapal selam Nanggala 402, diserahkan oleh Jerman pada 6 Juli 1981 bersama dengan Kapal Cakra. 

KRI Nanggala sendiri sudah 40 tahun menjaga perairan Indonesia bersama KRI Cakra. Salah satu tugas Kapal selam Nanggala 402, adalah ketika sengketa Indonesia - Malaysia di blok Ambalat.

(Res)





Post a Comment for "Abenk Marco, Pemain Preman Pensiun Sampaikan Duka Atas Tenggelamnya KRI Nanggala 402"