Empat Fase Dampak Puasa Ramadhan

Menjalankan ibadah puasa sangat positi bagi kesehatan mental dan tubuh.
(Foto ilustrasi pixabay)

spirit.my.id - Saat kita menjalankan ibadah puasa menahan lapar dan haus sampai tiba pada waktunya untuk berbuka, ternyata banyak sekali manfaatnya bagi kesehatan.

Dari sekian banyak hal baik puasa adalah meningkatkan memori, konsentrasi dan keseimbangan emosi.

Berikut redaksi spirit media inspiratif memberikan informasi efek positif puasa Ramadhan lebih detail.

Artikel Terkait :

https://www.spirit.my.id/2021/04/ini-5-nutrisi-yang-bakal--bikin-puasa-kamu-tetap-oke.html?m=1

Empat fase yang akan terjadi dan dirasakan tubuh selama berpuasa.

Puasa Hari Ke-1 dan 2

Kadar gula darah akan menurun. Rasa lapar intens pada periode ini. Denyut jantung dan tekanan darah menurun. Glikogen dari hati dan otot digunakan sehingga tubuh merasa lemas.

Puasa Hari Ke-3 hingga 7

Tubuh mulai menggunakan lemak sebagai sumber energi.(proses KETON) Sistem pencernaan beristirahat, seluruh energi digunakan untuk pembersihan dan penyembuhan (proses detoks) Aktivitas sel darah putih dan sistem imun meningkat.

Puasa Hari Ke-8 hingga 15

Efisien dalam detoksifikasi atau membuang racun. Puasa di fase ini memungkinkan tubuh untuk penyembuhan secara alami. Kemudian meningkatkan energi, pikiran lebih jernih, dan lebih baik.

Baca Juga :

https://www.spirit.my.id/2020/04/esteban-vizcarra-optimis-puasa-nya-akan.html?m=1

Puasa Hari Ke-16 hingga 29/30

Di fase terakhir puasa, tubuh berhasil beradaptasi pada keadaan puasa. Puasa juga meningkatkan memori, konsentrasi, dan keseimbangan emosi. Ketika detoksifikasi selesai, dan tubuh bekerja maksimum dalam poliferasi jaringan untuk mengganti jaringan yang rusak. Meningkatkan methabolisme tubuh.

Masa ber puasa penuhi Nutrisi yg lengkap dan seimbang.

Salam Sehat Sejahtera Selamanya Tanpa Sakit

Salam 3 sehat 

Healthy Wealth Academy Jakarta

Komar Siregar

Health Advisor.

(Res)

Post a Comment for "Empat Fase Dampak Puasa Ramadhan"