Akibat Latihan keras, Nurlaili Sempat Sesak Napas dan Lemas.


Nurlaili latiham keras
Aksi Nurlaili saat berlaga (Menghadap Kamera).

Dan bagaimana awal mula mojang belia ini terjun ke dunia voli ?

Menurut pengakuan dara jangkung ini karena kemauan dari diri sendiri dan dorongan guru ekstrakurikuler bola voli. Tak sampai disitu, sang guru lantas memintanya masuk klub dengan tujuan talenta volinya semakin terasah.

Main memnpesona senyumnya manis pula.

Nurlaili pun masuk klub Parahyangan Bandung, namun tak lama kemudian ia pindah dan  berlatih di Wahana Exspress Bandung.

Bersama pelatih berpengalaman Risco Herlambang, kepiawaian Nur, begitu dipanggil, semakin kinclong dan matang.

“latihan di wahana sangat berat sekali, sempet ngeluh juga, soalnya latihannya full dari senin sampai sabtu,” katanya.

Nur saat memperkuat timnas

Namun begitu, Nurlaili tak memperdulikan, ia bertekad ingin menjadi pebolavoli handal.

“Pas awal-awal masuk sempet sakit karena belum terbiasa latihan keras, engga sampe pingsan sih paling sesek nafas sama lemes banget kalo udah latihan. Tapi ini udah jadi pilihan aku dan harus dipaksain kalo mau jadi pemain bagus” lanjutnya.

Dan benar saja, berkat latihan super keras dan disiplin tinggi, mojag geulis kelahiran Bandung, 23 Nopember 2003 itu, menggapai asanya berlaga di ajang proliga 2018.

Rambutnya yang panjang menambah kecantikannya

Pemain dengan specialisasi open spiker ini, diyakini akan menjadi bintang masa depan bahkan tak sedikit yang memprediksi kelak kemampuannya sejajar dengan tukang gedor timnas dan Bandung Bank BJB saat ini Aprilia Manganang.

Bersama para pemain senior dengan level bintang seperti Yolla Yuliana, seter nasional Tri Retno Mutiara dan pemain lain, Nurlaili percaya diri mantapkan langkah menuju performa terbaiknya mengenakan seragam Merah Putih di pentas dunia.

"kalau main voli semoga saja sampai seterusnya dan jangan sampai ngalamin cedera parah atau kenapa” tegas mengakhiri.

(Res)

Post a Comment for "Akibat Latihan keras, Nurlaili Sempat Sesak Napas dan Lemas."